Dewa Rudra – Dewata Nawa Sanga yang Menguasai Arah Barat Daya

Rudra / Dewa Rudra adalah salah satu dari Dewata Nawa Sanga yang menguasai arah barat daya yang beristana di Pura Uluwatu. Dalam Reg Weda disebutkan bahwa Dewa Rudra adalah Dewa Angin dan juga Dewa Pemburu dimana beliau dikenal juga dengan raungannya yang membelah angkasa. Beliau juga sering disebut sebagai pembasmi kejahatan sebagai manifestasi Dewa Siwa.

Dewa Rudra

Dewa Rudra

Dewa Rudra bersenjatakan Moksala dengan menunggangi Kerbau. Saktinya adalah Dewi Samodhi dengan aksara Mang dan warnanya jingga. Jumlah uripnya tiga dan sapta waranya anggara. Wukunya Warigadian, Pahang, dan Prangbakat. Sasihnya Kaulu, Kasanga dan Bhuana Alitnya adalah usus.

Dalam Kitab Weda Samhita dan Purana disebutkan bahwa Rudra adalah putra dari Dewa Brahma yang memiliki tubuh setengah laki-laki dan setengah perempuan lalu terlahirlah Sebelas Rudra yang menjadi cikal bakal upacara Eka Dasa Rudra yang dilakukan setiap seratus tahun sekali di Bali untuk membersihkan dunia beserta isinya untuk mencapai keseimbangan antara Bhuana Alit (manusia) dan Bhuana Agung (Alam). Eka Dasa Rudra juga disebut sebagai Upacara Bhuta Yadnya yang paling besar.

Dewa Rudra yang bermanifestasi sebagai Sebelas Rudra bertugas untuk mengatur keseimbangan dunia. Kesebelas Rudara itu adalah Ajapada, Pingala, Bima, Virupaksha, Shasta, Abhirbudhnya, Shambu, Kapali, Chanda, Bhava, dan Vilohita. Dalam tradisi Hindu India pemujaan terhadap Dewa Rudra sama dengan pemujaan terhadap Dewa Siwa. Jika ada yang pernah mendengar kata Rudraksha yang berarti mata siwa memang diambil dari kata ‘Rudra’ yang berarti Siwa dan ‘Raksha’ yang berarti mata.

 

No Response

Leave a reply "Dewa Rudra – Dewata Nawa Sanga yang Menguasai Arah Barat Daya"