Dewa Dalam Weda – Percikan Cahaya Tuhan

Dewa dalam Agama Hindu adalah manifestasi dari percikan sinar suci Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang mengatur unsur-unsur alam seperti air, api, angin, dan tanah serta sebagai manifestasi kebaikan atau dharma. Dewa berasal dari kata ‘Div’ yang artinya bersinar dan mendapat penambahan akhiran menjadi Dewa untuk laki-laki dan Devi untuk perempuan serta Dewata dalam bentuk jamak. Dalam Purana disebutkan bahwa para Dewa merupakan putra dari Aditi dan Rsi Kasyapa.

Dewa Brahma

Dewa Brahma

Didalam salah satu kitab suci Agama hindu yaitu Reg Weda terdapat banyak sekali sloka pujian untuk para dewa yang biasa disebut Sukta.  Sebagian besar sloka pujian dalam Reg Weda dipersembahkan sebagai doa kepada para dewa seperti Indra, Agni, Baruna, dan yang lainnya. Disebutkan juga dalam Reg Weda bahwa dewa berjumlah tiga puluh tiga Dewa, delapan Vasu/Wasu, sebelas Rudra, dua belas Aditya , Indra, dan Prajapati.

Para Dewa memiliki tugas memerintah dan mengatur bumi (Pertiwi), langit (Dyaus), dan luar angkasa. Selain mengatur alam para dewa juga memiliki berbagai tugas dan keahlian seperti penyembuhan, kematian, emosi, nafsu, dan cinta.

Sering muncul pertanyaan apakah Dewa dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Brahman (Tuhan) itu sama? Didalam Agama Hindu sendiri Dewa dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa adalah berbeda, Dewa dapat hidup dan memiliki kekuatan karena terdapat sinar suci atau percikan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa didalam diri mereka. Ida Sang Hyang Widhi Wasa bermanifestasi sebagai Dewata sesuai dengan fungsinya dalam kehidupan. Salah satu sloka dalam Reg Weda tertulis ‘ekam satviprah bahudha vadanti’ yaitu kebenaran hanya ada satu tetapi orang bijak menyebutnya dengan banyak nama (I. 164. 46). Ini berarti walaupun dewa berjumlah banyak dan seolah-olah berbeda satu sama lain tapi sesungguhnya para dewa adalah satu sebagai manifestasi dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Dewa memililiki musuh alami yaitu para Asura yang merupakan putra dari Diti. Banyak sekali kisah pertarungan para Dewa melawan para Asura dalam memperebutkan kekuasaan tiga dunia. Para Dewa juga diidentikan sebagai pengikut Dewa Wisnu (Narayana) dimana ketika para Dewa mengalami kesulitan maka para Dewa akan meminta bantuan kepada Dewa Wisnu. Dalam Purana sendiri disebutkan bahwa para Dewa memiliki kedudukan dibawah Trimurti tiga Dewa utama dalam Agama Hindu.

No Response

Leave a reply "Dewa Dalam Weda – Percikan Cahaya Tuhan"