Hari Raya Pagerwesi – Pemujaan Kepada Sang Hyang Pramesthi Guru

Hari Raya Pagerwesi adalah hari raya Agama Hindu yang dirayakan dalam pemujaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai Sang Hyang Pramesthi Guru yang melambangkan pemagaran diri yang kuat dalam menjalankan ajaran-Nya. Hari Raya Pagrwesi terdiri dari 2 kata yaitu Pagar dan Wesi/Besi yang dapat dimaknai sebagai sebuah pagar kuat yang terbuat dari besi sebagai kesungguhan umat untuk membentengi diri dari pengaruh hal-hal negatif yang mampu mempengaruhi umat menuju kegelapan(awidya). Hari raya ini jatuh pada Budha Kliwon Sinta setiap 6 bulan atau 210 hari sekali yang biasanya upacara keagamaannya dilakukan pada malam hari.

Hari Raya Pagerwesi

Hari Raya Pagerwesi

Pada Hari Raya Pagerwesi ini kita patut menghaturkan Yadnya kehadapan Ida Sang Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Pramesthi Guru agar alam semesta beserta isinya tetap tentram dan sejahtera. Pada Hari Raya Pagerwesi juga diharapkan umat Hindu melakukan Tapa, Brata,Yoga, dan Semadhi untuk memperoleh ketenangan, ketentraman, dan kebahagiaan lahir batin.

Hari Raya Pagerwesi merupakan Payogan Hyang Pramesthi Guru beserta Panca Dewata. Menurut Pangider-ider Dewa Panca Dewata itu adalah:

  • Dewa Iswara beristanakan di arah Timur.
  • Dewa Brahma beristanakan di arah Selatan.
  • Dewa Mahadewa beristanakan di arah BarĂ¡t.
  • Dewa Wisnu beristanakan di arah Utara.
  • Dewa Siwa beristanakan di arah Tengah.

Dari Panca Dewata itu kita mendapatkan kesimpulan bahwa kelima manifestasi dari Brahman (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) tersebut bergerak menyelubungi dan meresap ke seluruh ciptaanNya (wyapi-wiapaka dan nirwikara). Itulah salah satu cara Brahman(Ida Sang Hyang Widhi Wasa) memberikan hidup dan kehidupan kepada kita umat manusia.

Sang Hyang Pramesthi Guru adalah manifestasi Brahman(Ida Sang Hyang Widhi Wasa) sebagai Sang Maha Pengabul Permohonan yang bersifat luhur. Kata Sang Hyang Pramesthi Guru sendiri terdiri dari kata “Sang” yang berarti terhormat, “Hyang” yang berarti maha, “Pramesthi” yang berarti permohonan yang luhur, dan “Guru” yang berarti Brahman(Ida Sang Hyang Widhi Wasa) atau guru Swadhyaya.

Tanpa adanya Guru kehidupan di alam semesta ini tentu saja akan diliputi oleh kegelapan yang maha dahsyat. Maka dari itu munculah Brahman (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) sebagai Sang Hyang Pramesthi Guru yang membimbing alam semesta dari kegelapan dengan ilmu pengetahuan sejati. Inilah yang menjadi sebuah pagar kuat didalam diri manusia sehingga umat manusia mampu melindungi dirinya dari kegelapan (awidya). Hari Raya Pagerwesi juga merupakan salah satu hari besar keagamaan Agama Hindu selain Hari Raya Galungan dan Hari Raya Nyepi.

No Response

Leave a reply "Hari Raya Pagerwesi – Pemujaan Kepada Sang Hyang Pramesthi Guru"