Makna Bija dalam Hindu

Makna Bija dalam Hindu – Bija adalah beras yang ditempelkan ke beberapa bagian tubuh setelah semeton Hindu melakukan persembahyangan. Apa Makna Bija dalam Agama Hindu yaitu sebuah simbol sebagai benih kesadaran Siwa yang bermanifestasi sebagai Sang Hyang Kumara yang menumbuhkan kesadaran spiritual sehingga kesadaran tentang Agama Hindu selalu tumbuh. Makna memakai bija juga sebagai simbol benih suci yang dianugerahkan oleh Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam manifestasinya sebagai Ardhanareswari atau basia disebut dengan purusa dan pradana.

 

Bagikan Ke Facebook! Follow Instagram!

Makna Bija dalam Hindu

 

Bija disebut juga dengan nama Gandaksata dimana Gandaksata berasal dari kata Ganda dan Aksata  yang artinya biji padi-padian yang utuh serta berbau wangi. Dalam pembuatan bija biasanya digunakan beras yang tidak patah karena secara filosofis beras patah tidak bisa bertumbuh dimana makna bija sendiri adalah kesadaran spiritual yang terus tumbuh. Kemudian beras dicuci yang bersih dan bisa dicampur dengan wangi-wangian misalnya dengan air bunga.

 

Keutamaan bija juga bisa kita lihat dari para pemangku yang menaburkan beras di bangunan yang akan dipergunakan dalam suatu upacara sebagai
simbol benih yang suci. Selain itu bija juga digunakan setelah semeton Hindu melakukan persembahyangan.

 

 

Penempatan bija pada umumnya dikenakan di pusat kesadaran Siwa yang biasanya disebut dengan Panca Adisesa yaitu di :

 

  1. Pusar (manipura cakra)
  2. Ulu ati (padma hrdaya)
  3. Leher (wisuda cakra)
  4. Dalam mulut atau langit-langit mulut
  5. Kening (anja cakra)

 

 

Kenapa secara umum bija diletakkan hanya di tiga tempat?

 

Dari kelima tempat letak bija tersebut tidak semuanya bisa dilakukan ditempat umum yaitu meletakkan dipusar dan diulu ati karena letaknya didalam pakaian sehingga biasanya bija diletakkan di tiga tempat yaitu :

 

  • Bija ditempelkan pada kening atau anja cakra (sedikit keatas di tengah antara kedua alis)

Simbol bija dikening ini adalah sebagai harapan tumbuhnya pikiran yang suci.

 

  • Bija ditempelkan pada leher atau wisuda cakra (leher bagian bawah)

Simbol bija dileher ini adalah sebagai harapan tumbuhnya kebahagiaan.

 

  • Bija ditelan dan menyentuh langit-langit mulut

Simbol bija ditelan ini adalah sebagai harapan agar benih-benih spiritual selalu tumbuh.

 

 

Mantra Doa dalam melatakkan bija

 

Bija pada kening :

Om criyam bhawantu

(semoga kebahagiaan meliputi hamba)

 

Bija pada leher :

Om sukham bhawantu

(semoga kesenangan selalu datang pada hamba)

 

Bija yang ditelan :

Om purnam bhawantu
Om ksama sampurna ya namah swaha

( semoga segala kesempurnaan menjadi bertambah sempurna )

 

 

Banyak yang bertanya masalah penggunaan dan letak bija karena ada beberapa semeton yang memasang bija diatas samping pelipis mata dan di bawah daun telinga. Itu tidak salah tapi secara umum peletakan bija sendiri adalah di lima tempat seperti uraian diatas. Namun kami meyakini peletakan yang berbeda tersebut memiliki arti yang sama. Matur Suksma.

 

 

 

Bagikan Ke Facebook! Follow Instagram!

Tags: