Pentingnya Hewan dan Tumbuhan dalam Agama Hindu

Pentingnya Hewan dan Tumbuhan dalam Agama Hindu – Hewan dan tumbuhan memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupanyang ada di dunia ini. Hewan memiliki banyak manfaat untuk manusia contohnya adalah sebagai konsumsi, sebagai alat pembajak sawah, sebagai alat transportasi, sebagai hewan peliharaan, sebagai penjaga rumah, sebagai sarana persembahan dalam upacara, dan masih banyak lagi. Begitu pula dengan tumbuhan sebagai sumber makanan untuk manusia dan hewan, sebagai sumber oksigen, sebagai sumber obat-obatan, sebagai sarana upacara, dan masih banyak lagi.

 

Bagikan Ke Facebook! Follow Instagram!

Pentingnya Hewan dan Tumbuhan dalam Agama Hindu

 

Dalam tradisi Agama Hindu di Bali dikenal adanya ritual Tumpek Kandang yaitu pada saniscara kliwon uye sebagai hari penghormatan dan kasih sayang kepada binatang dan Tumpek Wariga yaitu pada saniscara wariga yaitu hari penghormatan dan kasih sayang untuk tumbuh-tumbuhan. Kedua tradisi ini adalah sebagai wujud dan bukti akan pentingnya keberadaan dan kelestarian hewan dan tumbuhan dalam kehidupan dan agama.

 

Didalam sastra Agama Hindu disebutkan sebuah konsep mengenai hubungan baik antara manusia dan kedua ciptaan Ida Sang Hyang WIdi Wasa tersebut yaitu dalam Tri Hita Karana. Tri Hita Karana terbagi menjadi tiga yaitu :
1. Menjalin hubungan baik kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa (Tuhan)
2. Menjalin hubungan baik kepada sesama manusia
3. Menjalin hubungan baik kepada alam (hewan dan tumbuhan)

 

Didalam sastra Agama Hindu yang lain juga membahas tentang Tri Chanda. Tri Chanda adalah tiga unsur yang menjadi sumber hidup dan kehidupan. Ketiga unsur tersebut adalah vata (udara), apah (air), dan ausada (tumbuh-tumbuhan). Disebutkan jika tanpa ketiga unsur tersebut maka kehidupan tidak akan bisa berlangsung dengan baik.

 

Dalam tradisi Agama Hindu di Bali dan di Jawa terdapat penamaan hewan dan tumbuhan pada kalender dalam rentan mingguan yang disebut dengan ingkel yaitu Wong (manusia), Sato (hewan), Mina (ikan), Manuk (yaitu ayam, burung, dan unggas lainnya), Buku (bambu, tebu dan tanaman beruas lainnya). Hal ini juga sebagai bukti hubungan erat manusia dengan hewan dan tumbuhan itu sendiri.

 

Di kitab suci Weda juga disebutkan sloka mengenai pentingnya hewan yang disebutkan dalam Lontar Sarasamuscaya sebagai berikut :

“ Ayuwa tan masih ring sarwa prani, apan prani ngaran prana ”

Artinya :

jangan tidak sayang kepada binatang, karena binatang atau makhluk adalah kekuatan alam

 

Berikut penjelasan mengenai pentingnya hewan dan tumbuhan dalam kehidupan yang dibahas dalam ajaran Agama Hindu. Dengan menyayangi hewan dan tumbuhan itu berarti kita menyayangi alam, dan menyayangi alam itu juga berarti menyayangi Ida Sang Hyang Widi Wasa. Maka upaya pelestarian alam sangat baik untuk semua mahluk hidup. Mulailah dengan menyayangi hewan dan tumbuhan dilingkungan kita sendiri agar tercipta kehidupan yang baik.

 

 

 

Bagikan Ke Facebook! Follow Instagram!