Perkembangan Hindu di Jawa Tengah

Perkembangan Hindu di Jawa Tengah dimulai dengan ditemukannya Prasasti Tukmas di lereng Gunung Merbabu yang ditulis sekitar 650 Masehi. Dalam prasasti ini terdapat kata-kata pujian yang ditujukan kepada Sungai Gangga dan berisi lambing dari Tri Murti seperti Tri Sula, Kendi, Cakra, Kapak, dan Bunga Teratai. Ini membuktikan bahwa Tri Murti (manifestasi Tuhan yang tertinggi) pertama kali dipuja bersama-sama pada saat perkembangan Agama Hindu di daerah Jawa Tengah. Didalam pemujaan kepada Tri Murti, pemujaan kepada Dewa Siwa lebih ditonjolkan dengan adanya 3 bait pemujaan kepada Dewa Siwa, 1 bait kepada Dewa Brahma, dan 1 bait kepada Dewa Wisnu seperti yang tertulis di Prasasti Canggal.

logo infohindu

Sistem pemujaan ini dilakukan oleh Raja Sanjaya yang memerintah di Kerajaan Mataram atau disebut juga Medang Kemulan. Selain adanya peninggalan berbentuk prasasti, terdapat juga peninggalan lain berupa bangunan Candi Prambanan yang merupakan Candi Hindu terbesar dan termegah di Jawa Tengah.

 Demikianlah perkembangan Agama Hindu di Jawa Tengah yang merupakan awal dimulainya pemujaan terhadap Tri Murti sebagai manifestasi Brahman yang tertinggi.

No Response

Leave a reply "Perkembangan Hindu di Jawa Tengah"