Pura Pusering Jagat – Sad Kahyangan di Gianyar

Pura Pusering Jagat atau Pura Puser Tarik adalah salah satu pura sad kahyangan yang berposisi di tengah yang terletak di Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar yang merupakan tempat beristananya Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai manifestasinya yaitu Dewa Siwa. Dalam lontar Kusuma Dewa  disebutkan bahwa di Pura Pusering Jagat adalah tempat beristananya Batara Amangkurat dimana para pemedek memohon bimbingan dan tuntunanya sebagai pemimpin rakyat. Pusering jagat sendiri memiliki arti pusat semesta dalam Bahasa Kawi dan pusering tarik yang berarti pusatnya lautan yang merujuk kepada kisah perjuangan para dewa dalam mencari Tirtha Amertha. Piodalan di Pura Pusering Jagat dilaksanakan pada Purnama Sasih Karo.

Pura Pusering Jagat

Pura Pusering Jagat

Pura Pusering Jagat terletak di Kabupaten Gianyar sehingga berdekatan dengan Pura Tirta Empul dan Pura Sebatu dimana letak pura sendiri berada di pinggir jalan menuju ke Tampaksiring. Mengakses lokasinya pun tidak sulit dengan akomodasi di sekitaran pura yang sangat memadai. Desa Pejeng sendiri merupakan pusat Kerajaan Bali Kuno yang asal kata pejeng sendiri berasal dari kata pajang yang berarti sinar dimana para raja-raja menyinari rakyatnya dengan kemakmuran.

Pelinggih utama di Pura Pusering Jagat adalah Palinggih Ratu Pusering Jagat. Pura Pusering sangat dipengaruhi oleh ajaran Bhairawa yaitu sekte pemuja Dewa Siwa karena di pura ini banyak sekali terdapat arca yang merupakan tempat pemujaan Dewa Siwa seperti Arca Ganesha, Durga, dan arca-arca Bhairawa lainnya. Terdapat pula arca lingga yoni pada Gedong Purusa sebagai simbol purusa (laki-laki) yang merupakan simbol benih-benih kejiwaan dan pradana (perempuan) sebagai simbol benih-benih kebendaan. Kemudian disebelah Gedong Purusa terdapat Pelinggih Ratu Sidakarya untuk memohon keberhasilan dalam pekerjaan.

No Response

Leave a reply "Pura Pusering Jagat – Sad Kahyangan di Gianyar"