Tirta adalah Air Suci dalam Agama Hindu

Tirta adalah air suci. Tirta atau tirtha merupakan air yang disucikan dan diberikan anugerah yang dimana kesuciannya diperoleh dengan cara dimantrai oleh orang suci seperti Pemangku atau Pinandita, Pedande, Pandita dan Sri Mpu dengan memohon anugerah kepada Ida Sang Hyang WIdi Wasa. Fungsi Tirta sendiri adalah sebagai sarana penyucian jasmani dan rohani sebagimana yang dituliskan didalam Weda Parikrama dan Suryasewana. Tata cara metirta adalah dieprcikan sebanyak tiga kali, diminum sebanyak tiga kali sebagai simbol pembersihan rohani dan diraup sebanyak tiga kali juga sebagai simbol pembersihan jasmani.

 

Bagikan Ke Facebook! Follow Instagram!

Tirta

 

 

Dibagi dari segi manfaatnya ada tiga jenis Tirta yaitu :

 

  • Tirta yang sebagai sarana penyucian terhadap bangunan, alat-alat upacara ataupun terhadap diri sendiri.
    Tirta dalam jenis ini disebut dengan Tirtha  Penglukatan, Tirtha Pebersihan dan Tirtha Prayascita.

 

  • Tirtha yang dianugerahkan pada saat selesai melaksanakan upacara persembahyangan dimana biasanya tirtha ini dimohonkan pada pelinggih utama Pura.
    Tirta dalam jenis ini disebut dengan Tirtha Wansuhpada.

 

  • Tirtha yang dipakai sebagai sarana dalam upacara kematian sebagai sarana penyucian.
    Tirta dalam jenis ini disebut dengan  Tirtha Penembak, Tirtha Pemanah dan Tirtha Pengentas.

 

 

Mantra doa dalam metirta

 

Doa pada saat tirta dipercikan tiga kali :

 

Om Ang Brahma amrta ya namah, Om Ung Wisnu ya namah, Om Mang Iswara ya namah.

 

Artinya: Ya Tuhan yang bermanifestasi sebagai Brahma, Ya Tuhan yang bermanifestasi sebagai Wisnu, Ya Tuhan yang bermanifestasi sebagai Iswara, Anugerahkanlah hamba air suci.

 

Doa pada saat tirta diminum tiga kali :

 

Om Om sarira ya namah, Om Om sada Siwa ya namah, Om Om Paramasiwa ya namah.

 

Artinya: Ya Tuhan yang bermanifestasi sebagai Siwa, Sadha Siwa dan Parama Siwa, Anugerahkanlah badan dan rohani ini air suci.

 

Doa pada saat tirta diraup tiga kali :

 

Om Om Sarira purna ya namah, Ang Ung Mang Gangga amrta ya namah, Sarira suddha parama teja ya namah, Om Ang sama sampurna ya namah.

 

Artinya: Ya Tuhan, sempurnakanlah badan ini, Ya Tuhan sebagai perwujudan Gangga amertha, anugerahkanlah diri kami kesucian, sinar yang maha suci, yang maha sempurna.

 

 

Makna dari tirta itu sendiri adalah sebagai berikut :

 

Makna percikan tirta tiga kali adalah:

  1. Rebreyaning Len (Menghilangkan sifat Iri)
  2. Si Tan Kroda Ri Sarwa Satwa (Menumbuhkan rasa cinta terhadap semua mahluk hidup)
  3. Mamituhwa RIhanaring Karma Phala (Semakin teguh mengamalkan karma phala)

 

Makna meminum tirta tiga kali adalah:

  • Tatan Ujar Ahala (Tidak berkata kasar)
  • Tatan Ujar Pisuna (Tidak memfitnah)
  • Tatan Ujar Mitia (Tidak berbohong)

 

Makna meraup tirta tiga kali adalah:

  • Si Tan Amati Ati (Tidak membunuh apapun kecuali saat perang)
  • Si Tan Mangahal Ahal (Tidak mencuri, merampok, memperkosa)
  • Si Tan Paradara (Tidak melakukan Sex Bebas)

 

 

Dalam memperoleh tirta sendiri kita sebagai semeton Hindu tentunya meminta anugerah terutama mintalah permintaan agar Ida Sang Hyang Widi Wasa selalu memberikan tuntunan dalam kehidupan semeton selalu dituntun melaksanakan Tri Kaya Parisudha dengan baik. Dengan berbicara yang baik, berpikir yang baik dan berbuat yang baik maka kita sebagai semeton Hindu akan semakin dekat dengan tujuan akhir kita yaitu moksa.

 

Banyak juga yang beranggapan bahwa tirta akan menghapus dosa, namun tujuan dari metirta lebih ke permintaan sebuah anugerah untuk selalu dibimbing dijalan kebaikan. Terima Kasih.

 

 

 

Bagikan Ke Facebook! Follow Instagram!

Tags: