Yadnya

Yadnya adalah sebuah persembahan suci yang dilakukan dengan tulus ikhlas dan cinta kasih tanpa mengharapkan suatu imbalan. Yadnya berasal dari bahasa Sansekerta dengan akar kata “Yaj” yang berarti mempersembahkan yang seacara harafiah berarti persembahan suci yang tulus kehadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa. Siapakah yang berkewajiban melaksanakan Yadnya? Karena Yadnya itu sendiri merupakan persembahan suci kepada Sang Hyang Widhi dan manifestasinya maka Yadnya wajib dilakukan oleh semua Umat Hindu setiap hari.

Yadnya

Yadnya

Prinsip dasar dalam melaksanakan Yadnya adalah keikhlasan serta kesucian hati dan pikiran serta rasa cinta kasih. Yadnya yang tidak dibarengi dengan keikhlasan, cinta kasih, dan kesucian maka tidak akan ada manfaatnya karena sudah prinsip dasarnya. Yadnya dipersembahkan tanpa harus menghabiskan biaya yang besar karena nilai-nilai dari sebuah Yadnya bukan dari mahal tidaknya persembahan tersebut. Yadnya sebaiknya dilakukan sesuai dengan kemampuan umat agar tidak membebankan umat itu sendiri.

Dalam budaya Hindu Bali salah satu Yadnya yang dilaksanakan setiap hari adalah Yadnya sesa yang biasanya dilakukan pada saat selesai memasak sebagai ucapan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa atas segala anugrahnya. Didalam Agama Hindu persembahan Yadnya dibagi menjadi lima bagian yang disebut dengan Panca Yadnya. Panca Yadnya terdiri dari:

  1. Dewa Yadnya
  2. Pitra Yadnya
  3. Rsi Yadnya
  4. Bhuta Yadnya
  5. Manusa Yadnya

Didalam salah satu kitab suci Agama Hindu yaitu Bhagawadgita III. 12  menyebutkan:

“Istan bhogan hi wo deva

Dasyante yajna bhawitah

Tair dattan apradayaibhyo

Yo bhunkte stena eva sah “

Artinya:

            Sesungguhnya kalian yang mendapatkan kesenangan telah diberikan oleh dewa-dewa karena Yadnya yang kalian berikan, sedangkan mereka yang telah mendapatkan kesenangan tanpa memberikan Yadnyanya adalah seorang pencuri.

Jadi hendaknya kita sebagai Umat Hindu yang taat selalu melaksanakan Yadnya setiap harinya.

Rangkuman

Yadnya adalah sebuah persembahan suci yang dilakukan dengan tulus ikhlas dan cinta kasih tanpa mengharapkan suatu imbalan.

Syarat Yadnya adalah Ikhlas, suci, dan sesuai dengan kemampuan.

Yadnya paling sederhana adalah Yadnya sesa yang bisa dilakukan setiap hari setelah memasak.

Yadnya dalam Agama Hindu terdiri atas Panca Yadnya yaitu: Dewa Yadnya, Pitra Yadnya, Rsi Yadnya, Bhuta Yadnya, dan Manusa Yadnya.

No Response

Leave a reply "Yadnya"